Hubungan Antara Sistem Kepercayaan Masyarakat Dengan Pola Mata Pencaharian

Setiap masyarakat bebas menganut sistem kepercayaan sesuai dengan pasal 28E dan Pasal 29 UUD RI 1945. Namun kadangkala sistem kepercayaan masyarakat mempengaruhi pola mata pencaharian. Jadi jika ada pertanyaan Adakah hubungan antara sistem kepercayaan masyarakat dengan pola mata pencaharian? Simak jawaban dan penjelasannya di uraian berikut.

ads

Hubungan Antara Sistem Kepercayaan Masyarakat Dengan Pola Mata Pencaharian

Hubungan Antara Sistem Kepercayaan Masyarakat Dengan Pola Mata Pencaharian
Hubungan Antara Sistem Kepercayaan Masyarakat Dengan Pola Mata Pencaharian

Sistem Kepercayaan Masyarakat Indonesia

Di Indonesia terdapat berbagai macam sistem kepercayaan yang dianut oleh masyarakat Indonesia yang diatur dalam pasal 28E UUD RI 1945.
(1) Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali.
(2) Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap, sesuai dengan hati nuraninya.
(3) Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.
Selain pasal 28E, kemerdekaan beragama juga diatur dalam pasal 29 UUD RI 1945.
(1) Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa.
(2) Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.

Pola Mata Pencaharian Masyarakat Indonesia

Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia adalah negara agraris sehingga mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani, nelayan dan sebagainya. Hal ini disebabkan karena masyarakat Indonesia masih dimanjakan oleh alam. Segala yang diinginkan tersedia di alam khususnya di daerah pelosok. Berbeda dengan daerah perkotaan yang mulai dirambah oleh rana industri dan kehidupan serta penghidupan masyarakat selangkah lebih maju dari pada di daerah pelosok.

Adakah Hubungan Antara Sistem Kepercayaan Masyarakat Dengan Pola Mata Pencaharian?

Selain perbedaan wilayah dan kebudayaan yang ikut memengaruhi pola mata pencaharian masyarakat adalah sistem kepercayaan yang dianut. Jadi jawaban dari pertanyaan di atas adalah ada.
Mengapa demikian? Karena adanya sistem kepercayaan dapat memengaruhi pola mata pencaharian masyarakat. Misalnya pada masyarakat yang bekerja dalam pemotongan atau penyembelihan hewan, dalam agama Islam penyembelihan hewan harus mengucapkan basmalah, namun tidak demikian dengan agama lainnya. Begitu juga dengan masyarakat yang tinggal di daerah pedalaman yang menggantungkan hidupnya dengan berburu binatang terutama babi, namun tidak semua agama menghalalkan babi sehingga ini akan memengaruhi masyarakat tersebut untuk menggantungkan hidup pada mata pencaharian lainnya. Contoh lain di luar negeri khususnya minoritas muslim, misalnya larangan menggunakan jilbab sehingga para wanita muslim sulit mendapat pekerjaan seperti wanita lainnya. 


Bagi ke FB
Bagi ke G+
Tags :

Related : Hubungan Antara Sistem Kepercayaan Masyarakat Dengan Pola Mata Pencaharian

0 komentar:

Poskan Komentar

Berkomentarlah sesuai topik,tidak mengandung unsur pertikaian, perpecahan, dan SARA.

Komentar dengan link hidup hanya berupa link nofollow!