Tulang Rawan

Berbicara mengenai tulang yang terlintas dipikiran kita adalah sebuah benda keras yang berwana putih atau malah memikirkan sup kondro apalagi sehabis lebaran Idul Adha hehe. Ok tapi kali ini kita tidak berbicara mengenai khas masakan nusantara, melainkan mengenai jenis-jenis tulang. Tulang terbagi atas dua jenis berdasarkan zat penyusunnya yaitu, tulang rawan dan tulang keras. Tapi pembahasan kita kali ini lebih mengkhusus pada tulang rawan. Kembali pada sup kondro, saat kita menyantap hidangan sup kondro sering kita jumpai tulang yang bisa digigit dan agak kenyal. Seperti itulah kira-kira gambaran dari tulang rawan. Untuk lebih lengkapnya mari kita tengok pembahasan berikut.

ads

Tulang Rawan

Tulang rawan atau kartilago adalah tulang yang tersusun atas sel-sel tulang rawan yang disebut kondrosit. Posisi kondrosit berada di dalam rongga kecil yang disbut lakuna. Lakuna sendiri dikelilingi oleh matriks tulang rawan berupa serabut elastin, serabut fibrosa, dan serabut kolagen. Matriks tersebut disintesis oleh kondrosit. Kondrosit menghasilkan matriks berupa kondrin. Adanya serabut kolagen dan sedikit zat kapur membuat tulang rawan bersifat lentur dan kuat. Sel tulang rawan atau kondrosit dibentuk oleh kondroblas.

Jenis-jenis Tulang Rawan 

Berdasarkan bahan pembentuknya, tulang rawan dibedakan menjadi tulang rawan hialin, tulang rawan fibrosa, dan tulang rawan elastin.

Tulang Rawan Hialin
Hialin berasal dari bahasa yunani hyalos yang berarti kaca. Tulang rawan hialin memang memiliki ciri-ciri yang mirip dengan kaca dengan matriks kebiru-biruan, mengilat, jernih, dan homogen. Matriks tulang rawan hialin lebih banyak mengandung serabut elastin daripada serabut kolagen.
Tulang Rawan Hialin
Tulang Rawan Hialin

Tulang rawan hialin berperan membentuk sebagian besar rangka embrional, memperkuat saluran pernapasan, untuk pergerakan persendian, serta berperan dalam pertumbuhan tulang panjang. Tulang rawan hialin dapat ditemukan pada persendian tulang, pembuluh bronkus, cincin tulang rawan dan trakea, ujung ujung tulang rusuk, dan ujung-ujung tulang panjang.

Tulang Rawan Fibrosa
Tulang rawan fibrosa berfungsi sebagai penyokong dan proteksi. Tulang rawan fibrosa ini memiliki ciri-ciri matriksnya berwarna gelap dan keruh, tidak memiliki perikondrium, serta mengandung serabut kolagen. 
Tulang Rawan Fibrosa
Tulang Rawan Fibrosa

Tulang rawan fibrosa dapat ditemukan pada persendian tulang pinggang, cakram antar ruas tulang belakang, dan simfisis fubis.

Tulang Rawan Elastin
Tulang rawan elastin memiliki ciri matriks intra selulernya berwarna keruh kekuning-kuningan dan mengandung serabut elastin. Karena banyak mendandung serabut elastin sehingga bersifat lentur. 
Tulang Rawan Elastin
Fungsi tulang rawan elastin untuk memberikan fleksibilitas dan sokongan. Tulang rawan elastin dapat ditemukan pada daun telinga, epiglotis, pembuluh Eutachius, dan laring.

Tulang Rawan Lebih Banyak Pada Anak-anak Dibanding Orang Dewasa

Jaringan tulang rawan anak-anak lebih banyak mengandung matriks dibanding kondroblasnya. Matriks merupakan subtansi antarsel pada jaringan. Adapun jaringan tulang rawan orang dewasa lebih banyak mengandung osteoblas atau pembentuk sel-sel tulang daripada matriksnya. Tulang rawan pada anak-anak terbentuk dari jaringan embrional yang disebut mesenkim. Pada orang dewasa , jaringan tulang rawan berasal dari jaringan tulang rawan (perikondrium). Perikondrium sendiri mengandung kondroblas.

Begitulah penjelasan singkat mengenai tulang rawan, simak penjelasan mengenai tulang keras. Sekian dan semoga bermanfaat.
Bagi ke FB
Bagi ke G+
Tags :

Related : Tulang Rawan

0 komentar:

Poskan Komentar

Berkomentarlah sesuai topik,tidak mengandung unsur pertikaian, perpecahan, dan SARA.

Komentar dengan link hidup hanya berupa link nofollow!