Film Cut Nyak Dien Lengkap

Cut Nyak Dien merupakan salah satu pejuang wanita yang gagah berani menentang Belanda. Cut Nyak Dien (ejaan lama : Tjoet Nja' Dhien) berasal dari Kerajaan Aceh. Kisah perjuangan Cut Nyak Dien akhirnya difilmkan pada tahun 1988 yang disutradarai oleh Eros Djarot. Berikut film Cut Nyak Dien lengkap.

ads

Film Cut Nyak Dien Lengkap

Kronologi singkat Film Cut Nyak Dien

Film ini menceritakan tentang perjuangan gigih seorang wanita asal Aceh bernama Cut Nyak Dien dan teman-teman seperjuangannya melawan tentara  Belanda yang menduduki Aceh di kala masa kolonial Belanda di wilayah nusantara.Perang antara rakyat Aceh dan tentara Kerajaan Belanda ini menjadi perang terpanjang dalam sejarah kolonial Hindia Belanda.

Cut Nyak Dien
Cut Nyak Dien
Film ini tidak hanya menceritakan dilema-dilema yang dialami Cut Nyak Dien sebagai seorang pemimpin, namun juga yang dialami oleh pihak tentara kolonial Belanda kala itu, dan bagaimana Cut Nyak Dien yang terlalu bersikeras pada pendiriannya untuk berperang, akhirnya dikhianati oleh salah satu orang kepercayaannya dan teman setianya. Pang Laot yang merasa iba pada kondisi kesehatan Cut Nyak Dien yang menderita rabun dan encok, ditambah penderitaan berkepanjangan yang dialami para pejuang Aceh dan keluarga mereka.

Silahkan simak secara lengkap film Cut Nyak Dien yang berdurasi dua jam lebih berikut.

Tokoh dan Pemeran Film Cut Nyak Dien

Christine Hakim sebagai Cut Nyak Dien,
Piet Burnama sebagai Panglima Laot,
Slamet Rahardjo (kakak Eros Djarot) sebagai Teuku Umar.

Film Cut Nyak Dien mendapat penghargaan

Film Cut Nyak Dien memenangkan Piala Citra sebagai film terbaik dalam Festival Film Indonesia 1988.

Film Cut Nyak Dien juga sempat diajukan Indonesia kepada Academy Awards ke-62 tahun 1990 untuk penghargaan Film Berbahasa Asing Terbaik, tetapi tidak lolos dalam pencalonan nominasi. Walaupun begitu, film ini menjadi film Indonesia pertama yang ditayangkan di Festival Film Cannes (tahun 1989).
Bagi ke FB
Bagi ke G+
Tags :

Related : Film Cut Nyak Dien Lengkap

0 komentar:

Poskan Komentar

Berkomentarlah sesuai topik,tidak mengandung unsur pertikaian, perpecahan, dan SARA.

Komentar dengan link hidup hanya berupa link nofollow!